4 Fakta Warga Dapat Rp1,15 Triliun dari Pembebasan Lahan Tol

Okezone


JAKARTA - Pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan Tol Yogyakarta-Solo sudah dimulai. Proses pengerjaan yang sedang dilakukan adalah dengan memberikan pembayaran ganti rugi untuk masyarakat.


Okezone telah merangkum beberapa fakta menarik untuk diulas ihwal pembebasan lahan tersebut, Sabtu (15/5/2021).


1. Pembayaran pembebasan lahan untuk Tol Yogya-Solo Senilai Rp1,15 triliun


Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengadaan Tanah Arie Yuriwin mengatakan, pembayaran ganti rugi pengadaan tanah tersebut, khususnya pada seksi I dari Kartasura-Purwomartani juga sudah berjalan. Adapun pembayaran pengadaan tanah proyek tersebut mencapai 1.003 bidang tanah senilai Rp1,15 triliun.


“Dari sisi BPN progresnya bagus, tidak ada kendala. Dana yang sudah dikeluarkan Rp1,15 triliun,” ujarnya dalam keteranganya, Selasa (11/5/2021).


2. Pembebasan lahan seksi I-2021 butuh Rp5,7 triliun


Menurut Arie Yuriwin, untuk seksi I-2021 ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp5,7 triliun. Karena ada 6.791 bidang tanah yang harus dibebaskan untuk seksi I proyek ruas tol ini.


“Seksi I ini diharapkan sudah bisa terfasilitasi untuk penyelesaian pembayarannya, karena kalau kita lihat untuk luas tanahnya ada 6.791 bidang yang rencana penganggarannya dibutuhkan Rp5,7 triliun,” ucapnya.


3. Proyek tol tersebut butuh pembebasan lahan total 13.522 bidang tanah


Proyek Tol Yogyakarta-Solo terbagi atas tiga seksi, antara lain Seksi I dari Kartasura-Purwomartani sebanyak 6.791 bidang tanah, Seksi II Purwomartani Sleman - Junction Sleman sebanyak 1.479 bidang tanah, dan Seksi III Junction Sleman - Purworejo Jawa Tengah sebanyak 5.252 bidang tanah.


Sehingga total pembebasan lahan yakni 13.522 bidang tanah.


4. Target pembayaran pembebasan lahan seluruh seksi rampung 2023


Meskipun begitu, tahapan pelaksanaan pengadaan tanah berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan, mulai dari pengukuran, identifikasi, verifikasi, hingga penilaian.


“Itu sudah sesuai ketentuan. Kalau di D.I.Y. semua penyerahan hasilnya juga sudah selesai. Kalau misalnya 2021-2022 sudah dianggarkan, diharapkan tahun 2023 sudah selesai pembayaran untuk 3 seksi. Kalau sekarang kan baru seksi I yang baru terbangun, Kertasura-Purwomartani,” jelasnya.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan