Hari Ayah Sedunia: Perjuangan Puger Besarkan 27 Anak Angkat, Sering Diusir Masyarakat

Okezone


SELAMAT Hari Ayah Sedunia! Pepatah menyebut ayah adalah pacar pertama anak perempuan, dan superhero dari anak laki-laki. Tapi, sosok ayah tidak hanya terbatas pada sosok biologis saja.


Sebab, banyak di antara kita anak-anak yang memiliki ayah non-biologis yang menganggap dirinya sama seperti ayah kandung.


Seperti yang dilakukan Puger Mulyono. Ia dengan kelapangan hati merawat 27 anak angkat dengan HIV. Kondisi tersebut yang kerap membuat Puger diusir oleh masyarakat.



Namun, ia yakin bahwa apa yang ia kerjakan adalah sebuah kebajikan. Karena itu, Puger tak pernah kehilangan semangat untuk terus membesarkan anak-anak dengan HIV ini di Rumah Lentera yang ia dirikan.


Perlu Anda tahu, Puger merupakan seorang pria biasa. Bahkan, kalau bicara mengenai pekerjaannya ia hanya seorang juru parkir. Tapi, hatinya teramat besar sehingga ia mau menjadi ayah angkat bagi ke-27 anak dengan HIV.


Lewat laman Kitabisa.com, diketahui bahwa Puger kerap kesulitan dalam mencukupi kebutuhan anak-anak spesial tersebut. Biaya cek kesehatan dan perawatan seperti suntik antibiotik mesti dilakukan rutin setiap bulannya.


Dengan didirikannya Rumah Lentera, Puger berharap agar anak-anak itu setidaknya memiliki tempat bersinggah dan merasa tetap seperti seorang anak yang mendapatkan kasih sayang orangtuanya.


Rumah Lentera berada di Jalan Parang Liris No 39 Tegalrejo RT 01/RW 02, Kelurahan Sondakan, kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Di sini, ke-27 anak angkat Puger tak merasa lagi dibuang dan mereka benar-benar merasakan hangatnya sebuah keluarga.


Meski menghadapi cobaan yang begitu berat, Puger terus bersemangat untuk merawat anak-anak dengan HIV tersebut. Ia pun yakin bahwa mereka semua itu memiliki hak yang sama untuk bisa hidup dengan bahagia di negara ini.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan