Islam Melarang Hate Speech, Ini Buktinya

Cangkir Kopi

Dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 11 Allah berfirman:



“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (menjelek-jelekkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita (yang dijelek-jelekan) lebih baik dari wanita (yang menjelek-jelekkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri, serta janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) fasiq sesudah iman, dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”


Termasuk dalam golongan pencelaan adalah memberikan nama panggilan, predikat, atau julukan buruk kepada seseorang dengan sebutan yang kurang enak didengar, yang berakibat orang itu membenci panggilan buruk tersebut. Menurut al-Nawawi, yang keharamannya tidak bisa ditawar-tawar lagi adalah panggilan, “Hai Kafir!”, Hai Fasik!”, “ Hai Munafik!”, dan semacamnya kepada pemeluk agama Islam yang nyata-nyata telah menunjukkan keimanannya. Dan ini oleh Allah disebut sebagai nama atau laqob terburuk yang tidak tepat untuk dilontarkan.


Dalam sebuah hadis, Nabi juga pernah bersabda, “Barang siapa yang mengkafirkan muslim lain (yang sudah jelas keislamannya), maka dia sendirilah yang kafir.”


Ayat dan hadis di atas tentu saja hanya diberlakukan untuk umat Islam. Namun dalam masyarakat modern yang tidak lagi mengenal jarak pergaulan tanpa melihat segala atribut-atribut simbolis seperti agama, suku, ras, etnis, dan bahasa, tentunya siapa pun dilarang mencaci maki alias mengeluarkan kata-kata yang memprovokasi kebencian (hate speech) kepada siapa pun.


Bagaimana menurutmu, Islam sebenarnya agama yang begitu damai bukan?

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan