Pesan dari Langit tentang Corona
Ustaz Usep Badruzzaman

Allah penguasa alam semesta. Semua tunduk patuh kepada aturannya. Tidak ada yang bisa mengubah apa yang sudah diputuskannya. Tidak ada yang mampu menolak apa yang ditakdirkannya. 


Jika kita punya keputusan dan Allah punya keputusan maka yang berlaku di dalam kehidupan ini adalah keptusann-Nya. Jika kita punya keinginan dan Allah punya keinginan, maka yang berlaku dalam hidup adalah keinginan-Nya.


Jika Allah punya kehendak dan kita ada kehendak, maka yang berlaku adalah kehendak-Nya. Tugas kita dalam setiap rangkaian kejadian hidup adalah menerimanya dengan sikap terbaik.



Ilustrasi virus corona. (Foto: Shutterstock)


Seperti halnya yang belakangan ini menjadi perbincangan publik tentang sebuah virus bernama corona. Virus ini menginfeksi hidung, sinus, dan tenggorokan bagian atas. 


Dengan tingkat penyebaran yang cukup cepat di dunia, ini semua adalah kehendak-Nya. Kita sebagai makhluk ciptaa-Nya bertugas untuk menerima dengan sikap terbaik.


Karena setiap apa yang Allah takdirkan ada hikmah dibaliknya. Hikmah ini kita dapatkan jika bisa menyikapi takdir tersebut dengan sikap terbaik.


Mari kita bahas seperti apa seorang yang beriman menyikapi terjadinya wabah virus corona:


1.Terima takdir tersebut sebagai hikmah. Walapun kita bukan daerah yang terkena virus corona, namun sejatinya itu adalah pesan langit yang disampaikan untuk kita. Jadi tidak boleh mencela, atau membuat situasi menjadi keruh.


2.Perbanyak istighfar, setiap musibah yang terjadi karena dosa. Allah SWT sampaikan dalam hadis Qudsi “Jika kamu tidak mau bertaubat Ku, maka Aku akan menjadi tabib (dokter) Aku obati kalian dengan musibah, supaya kembali bersih dari dosa dan aib.” 


Maka perbanyaklah istighfar. Karena dengan istighfar Allah ampuni dosa–dosa kita. Dan insya Allah kita akan dijauhkan dari segala musibah.


3. Berdoalah agar negara kita terhindar dari wabah penyakit corona, baik dalam setiap salat, atau bisa juga dengan qunut nazilah.


4.Ikutilah nasihat dari orang–orang yang ahli dalam bidangnya. Seperti menjaga kebersihan tangan, pakai masker jika keluar, dan nasihat lain yang dianjurkan. Bertanyalah pada ahlinya, karena itu anjuran Islam.


5.Perbanyak sedekah, karena sedekah bisa menolak bala dan musibah.


6.Tawakal, berserah dirilah kepada Allah, tidak harus takut, cemas dan khawatir. Jika lima hal di atas telah kita lakukan, yang keenam bertawakallah kepada Allah, beraktivitaslah seperti biasa, dan pusatkan perhatian kita kepada tugas utama Anda masing–masing, tidak usah banyak dibahas tentang virus tersebut.


7.Fokuskan atensi kita pada kesehatan kebugaran, keberkahan dan keberlimpahan. Perbanyak diskusi tentang kesehatan, karena atensi bisa menjadi kenyataan. Mulai sekarang berdiskusilah tentang hidup sehat, berkah dan berlimpah.


Demikian semoga bermanfaat. 

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan