Selain Jarang Keramas, Ini Penyebab Lain Infeksi Kulit Kepala

Travel Book

Infeksi tinea capitis memang bisa disebabkan oleh jarangnya Anda membersihkan rambut. Sementara infeksi jamur candida bisa disebabkan oleh pemilihan sampo yang tidak tepat. Namun, penyebab infeksi kulit kepala tidak hanya itu. Ada beberapa jenis infeksi kulit kepala lain yang disebabkan oleh penyebab yang berbeda-beda, di antaranya:

Penyebab dermatitis seboroik

Meski tidak diketahui secara pasti penyebabnya, dermatitis seboroik tidak terjadi akibat alergi atau kurangnya kebersihan rambut dan kulit kepala. Namun, dipercaya disebabkan oleh kombinasi dari berbagai hal, seperti faktor genetik, stres, pemakaian obat-obatan tertentu, dan kulit kepala yang kering.

Penyebab folikulitis

Infeksi kulit kepala ini terjadi akibat infeksi bakteri pada folikel rambut. Seseorang bisa mendapatkan folikulitis akibat mengenakan penutup kepala yang ketat, kulit kepala cenderung lembap, dan keseringan menyentuh kulit kepala saat tangan tidak bersih.

Penyebab impetigo

Impetigo adalah infeksi bakteri Staphylococcus yang memasuki kulit kepala yang rusak. Bakteri ini hidup di kulit dan dapat menyebar melalui kontak kulit, sentuhan pada benda, bersin, dan batuk. Jika Anda memiliki luka terbuka pada kulit dan sering berinteraksi dengan orang dengan impetigo, risiko tertular penyakit ini akan semakin besar.

Penyebab psoriasis

Psoriasis dapat terjadi di sekitar kulit kepala. Masalah kulit ini tidak disebabkan oleh jarang keramas, melainkan adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Orang dengan psorasis mengalami pergantian sel-sel kulit lebih cepat daripada orang normal sehingga kulitnya akan bersisik keperakan, kering, mengelupas, meneal, dan terasa sangat gatal.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan