Sering Konsumsi Cokelat Hitam di Tengah Pandemi Yuk, Ini Alasannya

Okezone


Cokelat hitam kaya akan mineral seperti zat besi, magnesium, dan seng. Berbeda dari cokelat susu, cokelat hitam megandung jumlah kakao yang jauh lebih besar dan gula yang lebih sedikit.


Cokelat hitam juga mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Berikut sederet manfaat yang bisa didapat dengan mengkonsumsi cokelat hitam.



1. Mengandung antioksidan


Cokelat hitam mengandung beberapa senyawa yang memiliki sifat antioksidan, seperti flavanol dan polifenol. Antioksidan menetralkan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif .


Oksidatif stres berkotribusi pada proses penuaan alami. Seiring waktu, efek stres oksidatif juga dapat berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, Alzheimer, dan lainnya.


2. Turunkan potensi penyakit jantung


Makan cokelat hitam secara teratur dapat membantu mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung. Flavanol dalam cokelat hitam merangsang produksi oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.


Sebuah studi tahun 2015 menyelidiki efek konsumsi cokelat pada 60 orang dengan diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi. Para peneliti menemukan bahwa peserta yang makan 25 gr cokelat hitam setiap hari selama 8 minggu memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi cokelat putih dalam jumlah yang sama.


3. Efek anti-inflamasi


Cokelat hitam mengandung senyawa dengan sifat anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.


Sebuah penelitian meneliti efek cokelat hitam pada sistem kekebalan tubuh. Hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam 70% dalam jumlah besar mempengaruhi aktivitas gen yang mengatur respons imun.


4. Tingkatkan fungsi otak


Makan cokelat hitam dapat meningkatkan fungsi otak dan membantu mencegah kondisi neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.


Temuan studi tahun 2018 menunjukkan bahwa flavanol yang ada dalam cokelat hitam dapat meningkatkan neuroplastisitas, yang merupakan kemampuan otak untuk mengatur ulang dirinya sendiri, terutama sebagai respons terhadap cedera dan penyakit.


(DRM)

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan