Anak-anak Duafa Diberi Penyuluhan Bahaya Narkoba

Daulat - umma

Sahabat umma, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Pengmas FH UI) melakukan penyuluhan terkait narkotika, kekerasan seksual terhadap anak, dan penularan HIV AIDS. 


Penyuluhan ini dilakukan di Sekolah Masjid Terminal (Master), Kota Depok, Jawa Barat. Sekolah tersebut dikenal sebagai lembaga edukasi nonformal khusus menampung anak-anak marjinal dan duafa yang mendapat kesempatan mengenyam pendidikan. 


Ketua Tim Pengmas FH UI Wahyu Andrianto mengatakan, ketiga pokok permasalahan tersebut sangat penting untuk disampaikan kepada anak-anak termarjinalkan dan duafa karena mereka kerap menjadi korban dari penyalahgunaan narkotika, kekerasan seksual, dan HIV AIDS.



Penyuluhan bahaya narkoba di Sekolah Masjid Terminal. (Foto: Daulat)


"Anak-anak di Kota Depok sudah banyak yang menjadi korban," kata Wahyu kepada umma ditemui di lokasi, Depok, Jumat (26/7/2019).


Dia menambahkan, Depok sebagai salah satu kota yang mencanangkan dirinya sebagai kota ramah anak semestinya menerjunkan para aparatur yang terkait di ketiga pokok permasalahan tersebut sampai ke akar rumput.


Pasalnya anak-anak yang termasuk ke dalam kelas termarjinalkan ini tidak mungkin datang sendiri ke dinas sosial, dinas kesehatan ataupun dinas-dinas terkait lainnya saat mereka mendapatkan masalah.


"Berdasarkan data kami di akar rumput masih banyak masalah yang terjadi. Artinya ini tidak tersentuh oleh Pemerintah Kota Depok. Makanya salah satu solusinya yaitu mereka ditampung Sekolah Master," kata Wahyu. 

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan