Berusia 75 Tahun, Pasien Covid-19 Pertama di Banten Dinyatakan Sembuh

Daulat - umma

Ikhtiar dan doa sering kali memberikan hasil yang memuaskan. Seperti pasien pertama yang divonis positif Covid-19 di Kabupaten Serang, Banten, yang berhasil sembuh dari wabah yang melanda dunia itu. N, inisial pasien berusia 75 tahun, dinyatakan sembuh dari virus corona baru sejak dia mendapatkan perawatan pada 29 Maret 2020 yang lalu. 


Dilansir umma dari bantennews.co.id, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, N memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta pada tanggal 14, 17, dan 18 Maret.


Ilustrasi. (Foto: net)


N, kata Agus, mengalami demam setelah perjalanan terakhirnya pada tanggal 18 Maret dari Jakarta. Dia sebelumnya sempat dirawat di RS Siloam, Tangerang. Namun setelah N menjalani rapid test, dia kemudian dirujuk ke RSUD Banten setelah menunjukkan gejala Covid-19.


"Setelah menjalani perawatan selama 28 hari di RSUD Banten kondisi pasien N terus menunjukkan peningkatan hingga dinyatakan sembuh," kata Agus dikutip dari bantennews.co.id, Kamis (30/4/2020).


Lebih lanjut Agus menjelaskan usia pasien tidak sepenuhnya menentukan kesembuhan seseorang dari virus corona baru itu. Pola perawatan dan tingginya kemauan pasien untuk sembuh sangat berpengaruh terhadap terbentuknya imunitas seseorang.


"Ada kesembuhan yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 kalau memang segera dilakukan penanganan. Mungkin karena perawatannya baik, imunitasnya meninggkat, mengikuti semua anjuran dari tim medis dan rumah sakit sudah bisa kembali ke keluarga,” katanya.


Meskipun demikian Agus tetap meminta pasien menjalani protokol kesehatan dengan isolasi selama 14 hari secara ketat di rumah. Apalagi, istri N juga merupakan pasien positif Covid-19 yang masih berjuang untuk sembuh dengan menjalankan isolasi mandiri di rumahnya.


“Tetap melakukan pisical distancing, isolasi mandiri di rumah, tempat tidur terpisah, alat makan terpisah dan perlu ketegasan dari anggota keluarga untuk menjalankan itu. Walaupun istri pasien pertama ini tidak menunjukan gejala sakit (OTG), untuk menghindari reinveksi terhadap pasien pertama yang sudah dinyatakan sembuh. Itu yang dikhawatirkan,” katanya.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan