Himpun Dana ZIS, Daarut Tauhid Peduli Andalkan Kencleng

Daulat - umma

Setiap lembaga amil zakat (LAZ) memiliki kiat-kiat khusus dalam menghimpun donasi dari para pemberi manfaat. Seperti yang dilakukan LAZ Daarut Tauhid Peduli yang mengandalkan sebaran Kencleng dalam mengumpulkan manfaat dari para donaturnya.


Kencleng berasal dari bahasa Sunda yang dalam konteks khazanah keislaman maka bisa diartikan sebagai kotak amal. Biasanya kencleng disimpan di masjid-masjid.


Manajer Fundraising Retail Daarut Tauhid Peduli, Aip Hadifahma mengatakan, konsep sebaran Kencleng yang mereka terapkan yaitu dengan membagikannya kepada individu yang berminat terlebih dahulu.



LAZ Daarut Tauhid Peduli andalkan Kencleng dalam menghimpun donasi dari para pemberi manfaat. (Foto: Daulat Fajar Yanuar - umma)


"Nanti biasanya kalau sudah diberikan kepada satu orang, tetangganya ikutan juga ingin punya Kencleng. Penerimaan dari ritel ini yang paling banyak kami dapatkan," kata Aip kepada umma di Jakarta, Senin (26/8/2019) malam.


Aip mengakui, kekuatan utama Daarut Tauhid Peduli dalam menghimpun ZIS memang bersumber dari Kencleng. Walaupun mungkin secara kalkulasi termasuk receh tetapi Aip mengakui jika dikumpulkan maka hasilnya akan luar biasa.


Selain menebar Kencleng, lanjut Aip, Daarut Tauhid Peduli juga memanfaatkan dana CSR dari beberapa perusahaan yang telah bekerjasama. 


"Di perusahaan-perusahaan juga banyak pengumpul zakat yang bermitra dengan kita," kata Aip.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan