Kisah Ilah, Bocah Penjual Cireng yang Mendadak Dapat Umrah

Tya Eka-umma

Ilah terisak. Dua bola matanya tampak berkaca-kaca. Di atas panggung, bocah penjual cireng itu tak kuasa menahan tangis. Sesekali tangannya bergerak menyeka air mata. Campur aduk perasaannya saat itu.


Hari itu, Minggu (16/2/2020), Ilah mendadak jadi pusat perhatian ribuan orang yang memadati GOR C'tra Kota Bandung pada acara "Sedekah Akbar Indonesia" di GOR C'tra. Di tengah acara, Ustaz Lukmanul Hakim yang mengisi kegiatan tiba-tiba mengajak bocah 12 tahun itu ke atas panggung.


"Saya tadi kaget didekati anak ini sambil menangis. Saya baru bertemu dia hari ini. Namanya Ilah, dia sehari-hari jualan cireng dan basreng membantu orang tuanya," ujar Ustaz Lukman menceritakan alasannya mengajak Ilah ke atas panggung.



Ilah terisak di atas panggung. (Foto: Tya Eka Yulianti-umma)


Dia melanjutkan, Ilah mengaku mengetahui ada acara 'Sedekah Akbar Indonesia' ini dari orang tak dikenal. Ilah begitu senang karena saat datang, banyak orang membeli dagangannya.


"Biasanya Ilah ini suka diusir-usir. Padahal saya cuma mau jualan aja," tuturnya.


Ayah Ilah adalah kuli bangunan sementara ibunya penjual kopi keliling. "Ibunya harus berjalan jauh sampai ada yang mau beli kopinya. Kalau tidak, tidak ada uang yang bisa dibawa pulang," kisah Ustaz Lukman.


Ustaz Lukmanul Hakim mengajak Ilah ke atas panggung untuk mengingatkan para santri agar ingat pada orang-orang seperti Ilah jika suatu saat menjadi pemimpin.



Ilah terisak di atas panggung. (Foto: Tya Eka Yulianti-umma)


"Adik-adik ini adalah calon pemimpin bangsa nanti. Saya titip supaya ingat pada mereka-mereka ini. Mereka ada di sekitar kita, tapi kita sering tak melihat, entah buta hatinya," katanya.


Sepanjang Ustaz Lukman berbicara, gadis berkerudung merah ini tak henti menyeka air mata sambil menunduk. Ia sempat ditanya, apa keinginannya yang lalu menyebut ingin supaya orang tuanya berangkat umrah.


"Kan bisanya hanya lihat (ka'bah) di foto aja," katanya polos.


Sementara saat ditanya apa cita-citanya, Ilah mengatakan ingin menjadi koki.


"Mari doakan Ilah supaya bisa punya rumah makan," kata Ustaz Lukman yang kemudian diamini oleh semua yang ada di area acara.


Ilah pun turun panggung setelah mengucapkan terima kasih pada orang-orang yang sudah berbaik hati pada dirinya hari ini. Ustaz Lukman pun kembali menyampaikan tausiah.


Lima menit berselang, pembawa acara mendekati Ustaz Lukman sambil berbisik.


"Ada berita bahagia. Begini cara Allah menunjukkan kebesarannya. Saya dikasih kabar bahwa ada yang akan memberangkatkan orang tua Ilah umrah. Insya Allah bulan April, jadi Ramadan bahagia ini," tuturnya.


Ilah pun kembali dipanggil naik panggung. Ia kembali menangis terisak mendengar kabar bahagia ini.


"Terima kasih, siapa pun yang sudah bantu. Semoga jadi ahli surga," kata Ilah sambil terisak.


Kejadian mengharukan ini banyak mengundang peserta yang hadir di acara ini meneteskan air mata. Termasuk Ustaz Lukman dan pembawa acara pun ikut menangis.


Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan