Narapidana di LP IIB Klaten Isi Ramadhan dengan Lomba Tadarus Al-Qur'an

Daulat - umma

Ramadhan seyogianya merupakan lomba untuk berlomba-lomba dalam kebaikan baik secara individu ataupun berjemaah. Sehingga kitapun mampu mengumpulkan pahala-pahala atas setiap amal saleh yang dikerjakan.


Salah satunya bisa dengan memperbanyak membaca kitab suci Al-Qur'an, seperti yang dilakukan para narapidana di Lembaga Permasyarakat IIB Klaten, Jawa Tengah, yang berlomba tadarusan. Tujuannya selain memperbanyak amal dan memberikan ketenangan jiwa, lomba tadarusan juga ajang bagi mereka untuk menginstrospeksi diri.


(Foto: solopos)


Merdunya lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar dari Masjid Adz Dzikru di kompleks Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIB Klaten pada Sabtu (9/5/2020) kemarin. Warga binaan menargetkan mampu membaca sebanyak minimal satu juz setiap harinya.


Muhammad Samsudin, salah satu warga binaan yang rutin melantunkan Al-Qur'an mengaku merasa tenang setelah tadarusan. Dia mengaku kebiasaan membaca kitab suci dilakukannya setalah mendekam di penjara.


"Saya merasakan pikiran tenang setelah membaca Alquran. Sebelum di LP, saya akui jarang mengaji di rumah," katanya dikutip umma dari Solopos.com, Senin (11/5/2020).


Dia berharap apa yang dilakukannya bersama teman-teman warga binaan yang lain mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat dari Allah subhanahu wa ta'ala. Kegiatan itu juga menjadi bagian introspeksi diri terhadap kesalahan yang pernah dilakukan di waktu sebelumnya.


"Saya tersangkut kasus narkoba. Saya kena hukuman 4 tahun enam bulan. Ini baru menjalani selama 1 tahun empat bulan. Kegiatan seperti ini [membaca Al-Qur'an] bisa menjadi introspeksi diri terhadap kesalahan yang pernah dibuat," kata pria asal Salatiga itu.


Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Diatja) LP Kelas IIB Klaten, Roni Asmoro, mengatakan kegiatan tadarus dilakukan para warga binaan atau napi secara rutin selama bulan Ramadan.


Sejauh ini, para napi sudah mengkhatamkan Al-Qur'an pada pertengahan pekan kemarin. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di tengah bulan Ramadan.


Roni menjelaskan, waktu tadarus berlangsung mulai 08.30-10.30 WIB. Kegiatan ini akan dilakukan hingga penghujung Ramadan. Pembina dari kegiatan itu, dari petugas dan dari perwakilan warga binaan sendiri. 


"Diusahakan, satu hari satu juz. Yang ikut tadarus ini bisa mencapai puluhan orang," katanya.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan