Pedagang Sambut Baik Larangan Jual Hewan Korban di Trotoar

M Yusuf Agam-umma

Sahabat umma, Pemprov DKI Jakarta melarang berjualan hewan kurban di trotoar. Sejumlah pedagang menyambut baik keputusan tersebut.


Iwan (42) misalnya, pedagang hewan kurban ini sepakat dengan larangan jualan hewan kurban di trotoar yang diterbitkan Pemprov DKI Jakarta. Iwan menganggap larangan ini demi kenyamanan para pengguna jalan.



Hewan kurban di Jalan Mampang Prapatan VIII. (Foto: M Yusuf Agam)


"Ya bagus aja mas. Itu kan biar nggak ganggu jalan, biar nggak ganggu kenyamanan pengguna jalan," kata Iwan saat ditemui umma di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2019).


Iwan yang merupakan warga asal Klaten ini berjualan hewan kurban di Jalan Mampang Prapatan VIII. Lapak jualan hewan kurban Iwan juga terlihat steril.


Hewan-hewan Kambing dan Sapi yang dijual Iwan terletak di sebuah tempat yang dipagari. Tepatnya di seberang masjid sepanjang Jalan Mampang Prapatan VIII.


"Sudah 20 harian jualan hewan kurban pada Iduladha tahun ini," tutur Iwan.



Hewan kurban di Jalan Mampang Prapatan VIII. (Foto: M Yusuf Agam)


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan peraturan dalam jual beli hewan kurban jelang Iduladha 1440 H. Anies melarang para penjual untuk menjual hewan kurban di trotoar.


Aturan itu sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 46 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penampungan dan Pemotongan Hewan dalam Rangka Iduladha 2019/1440 H.


"Tidak boleh berjualan di trotoar. Ada ketentuannya, jadi ada yang mengatur yang mengendalikan, itu unsur-unsur wilayah," kata Kepala Sub Bagian Fasilitas Kegiatan Masyarakat Biro Dikmental, Andika Jati Zohella, Selasa (23/7/2019).



Hewan kurban di Jalan Mampang Prapatan VIII. (Foto: M Yusuf Agam)



Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan