Huruf Hijaiyah
Wisata Nabawi


Simak tentang √ pengertian huruf hijaiyah, √ jumlah huruf hijaiyah, √ cara membaca dan pentingnya belajar huruf hijaiyah berikut.


Pengertian Huruf Hijaiyah


Indonesia merupakan Negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam.


Al-Quran menjadi pedoman wajib bagi umat muslim. Selain itu dengan membacanya kita akan mendapatkan pahala dan keberkahannya.


Al-Quran terdiri dari rangkaian ayat-ayat suci yang terbentuk dari huruf hijaiyah. Demi memahami isi Al-Quran, maka belajar mengenai huruf hijaiyah disertai dengan cara membacanya menjadi rangkaian penting untuk mengenalkan Al-Quran pada anak .


Huruf dirangkai agar bisa menciptakan suatu makna. Huruf hijaiyah merupakan huruf alphabet dari Arab yang berasal dari kata “Haja” yang artinya “mengeja”.


Jadi huruf hijaiyah merupakan huruf dasar untuk mengeja dan membentuk suatu kata dan kalimat dalam Bahasa Arab.


Meski kandungan isi Al-Quran mengandung bahasa Arab, tapi isi dari kitab ini tidak hanya untuk orang Arab saja, melainkan seluruh umat muslim.


Mengenal Al-Quran sejak dini bisa diawali dengan belajar huruf hijaiyah. Karena ketika masih kecil mudah untuk mengenal dan menghafal huruf hijaiyah.


Dengan hafal dan paham cara membaca huruf hijaiyah maka akan mempermudah kita dalam membaca kitab suci Al-Quran.


Rasulullah bersabda :


اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه


Artinya :


“Bacalah oleh kalian Al-Quran. Karena ia (Al-Quran) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang rajin membacanya.” (HR. Muslim).


Jadi dengan mempelajari huruf-huruf hijaiyah, maka awal dari kita untuk bisa membaca Al-Quran dan memahaminya. Dan dengan kita rajin membacanya, maka al-Quran akan memberikan syafaat kelak di hari kiamat.


Pada kesempatan ini wisatanabawi akan mengulas tentang jumlah huruf hijaiyah, cara membaca huruf hijaiyah dan pentingnya belajar huruf hijaiyah. Silahkan simak ulasannya berikut.


Jumlah Huruf Hijaiyah


Jumlah huruf Hijaiyah terdiri dari 29 huruf. Semua rangkaian kata-kata dan kalimat arab dirangkai dari kumpulan huruf-hiruf hijaiyah ini.


Berikut Tabel 29 Huruf Hijaiyah


No

Huruf Hijaiyah

Bacanya

1

ا

Alif

2

ب

Ba

3

ت

Ta

4

ث

Tsa

5

ج

Jim

6

ج

Ha

7

خ

Kho

8

د

Dal

9

ذ

Dzal

10

ر

Ro

11

ز

Za

12

س

Sin

13

ش

Syin

14

ص

Shod

15

ض

Dhod

16

ط

Tho

17

ظ

Zho

18

ع

Ain

19

غ

Ghoin

20

ف

Fa

21

ق

Qof

22

ك

Kaf

23

ل

Lam

24

م

Mim

25

ن

Nun

26

و

Wau

27

هـ

Ha

28

ء

Hamzah

29

ي

Ya


Jumlah huruf hijaiyah adalah 29 huruf. Beberapa bacaan ada yang menambahkan huruf “لا” “lam alif” yang merupakan gabungan dari huruf lam dan laif.


Namun huruf ini tidak menambah jumlah huruf hijaiyah. Huruf hijaiyah tetap berjumlah 29 huruf.


Dari ke-29 huruf tersebut masih dibagi lagi menjadi huruf syamsiah dan huruf qamariyah.


Huruf Syamsiah


Huruf syamsiah adalah huruf ketika membacanya huruf lam pada suatu kata di hilangkan contoh kata al-syamsiah dibaca as-syamsiah.


Huruf Qamariyah


Sedangkan huruf qamariah adalah huruf ketika membaca huruf lam pada suatu kata diperjelas contoh al-qamariyah tetap dibaca al-qamariyah.


Cara Membaca Huruf Hijaiyah


Sebagai pedoman umat muslim, mempelajari Al-Quran hukumnya adalah wajib. Untuk bisa memahami isi Al-Quran, kita harus bisa membaca berdasarkan tata caranya.


Setiap bunyi yang keluar dari mulut akan mengandung makna tersendiri. Jadi harus hati-hati dalam mengucapkannya.


Apabila salah dalam pelafalan satu huruf saja maknanya akan berbeda. Belajar mengenai pelafalan huruf-huruf hijaiyah disebut dengan makhraj atau teknik pengucapan huruf berdasarkan tempat keluarnya huruf.


Selain belajar makhraj, kita juga perlu belajar mengenai hukum membaca Alqur’an. Tata cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar disertai kaidahnya yang disebut sebagai hukum tajwid.


Hukum tajwid menjadi pedoman seseorang dalam mempelajari pengucapan huruf hijaiyah pada kitab Al-Quran.


Hukum Tajwid Huruf Hijaiyah


1. Hukum nun mati atau tanwin


Hukum bacaan nun mati atau tanwin yang bertemu huruf hijaiyah terbagi menjadi 5 yaitu :


Izhar (dibaca jelas)

Idgham bigunah (dilebut disertai dengung)

Idgham bilagunah (dilebur tanpa dengung)

Ikhfa’ (tidak jelas)

Iqlab (mengganti)


2. Hukum membaca ra’


Hukum membaca ra’ terbagi menjadi dua yaitu ra’ dibaca tafkhim atau tebal dan ra’ dibaca tarqiq atau tipis sesuai dengan keadaan tertentu


3. Hukum bacaan mad


Mad artinya memanjangkan suara suatu bacaan pada huruf alif, ya, dan wau.


Jenis mad terbagi menjadi dua yaitu mad thobi’I dengan panjang satu alif atau dua harakat dan mad far’I yang terdiri dari 13 macam mad.


4. Hukum mim mati


Hukum mim mati terbagi mejadi tiga yaitu:


Iikhfa syafawi (mim mati bertemu ba)

Iidgham mimi (mim mati ketemu mim)

Izhar syafawi dimana mim mati bertemu huruf hijaiyah selain mim dan ba


5. Hukum qalqalah


Qalqalah artinya bunyi huruf yang memantul.


Qalqalah terdiri dari 5 huruf yaitu alif, tho’, ba, jim, dzal. Dan terbagi menjadi qalqalah qubra dan qalqalah sugra


6. Hukum bacaan alif lam


Hukum bacaan alif lam terbagi menjadi dua yaitu al-syamsiah apabila alif lam bertemu huruf syamsiah dan al-qamariah apabila alif lam bertemu huruf qamariah.


Dengan mempelajari cara membaca Al-Quran dengan hukum tajwid, diharapkan seseorang bisa memahami makna yang terkandung secara mendalam.


Pentingnya Belajar Huruf Hijaiyah


Al-Quran diwahyukan dengan menggunakan bahasa Arab. Saat seorang ingin mempelajari makna yang terkandung dalam kitab mulia ini, tentu harus belajar mengenai bahasa Arab.


Belajar bahasa arab diawali dengan mengenal huruf yang terkandung di dalamnya, yakni huruf hijaiyah.


Namun problematika yang sekarang banyak terjadi adalah penggunaan aksara arab yang diganti dengan aksara latin. Hal ini mengingat bahasa Arab bukanlah bukan bahasa ibu kita, sehingga untuk dapat mempelajarinya bukanlah perkara mudah.


Al-Quran sebagai pedoman umat Islam dalam bertingkah laku, menjadikan seseorang harus mengetahui isinya. Di sisi lain terdapat alasan mengenai pentingnya belajar huruf hijaiyah sejak dini.


Berikut pentingnya belajar huruf hijaiyah:


Huruf hijaiyah sebagai satuan unit terkecil kata dalam bahasa arab. Bahasa Arab merupakan bahasa Al-Quran, pedoman utama semua ajaran Islam

Hadist isinya adalah perkataan dan perbuatan Rasullulah SAW dan dijadikan landasan umat Islam bertindak. Bahasa yang terkandung dalam hadist adalah bahasa arab yang tercipta dari rangkaian huruf hijaiyah.

Dengan mempelajari Al-Qur’an seseorang akan merasa sejuk hatinya karena isi Al-Quran adalah solusi dari semua problematika kehidupan yang terjadi.

Hijaiyah sebagai huruf yang menjadikan terciptanya suatu kalimat, membuat kita akan turut serta menjaga kemurnian Al-Quran dari perubahan lafal. Dimana perubahan lafal akan mengubah makna dari Alqur’an

Dengan mempelajari hijaiyah disertai tata cara membacanya, kita akan mampu mengkaji dan membaca Al-Quran dengan baik dan benar serta menyempurnakan cara membacanya.


Pentingnya belajar mengenai Al-Quran akan bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang sekitarnya.


Dengan mengedepankan etika-etika yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Quran, diharapkan seseorang dapat memiliki akidah yang baik sesuai syariat Islam.


Mengajarkan Huruf Hijaiyah Pada Anak


Anak merupakan asset berharga yang perlu dijaga oleh setiap orang tua. Dengan mendidik anak menjadi generasi islami yang cinta Al-Quran akan menjadikan penyelamat ketika di akhirat kelak.


Mengenalkan Al-Quran sejak dini perlu dilakukan agar anak tumbuh menjadi generasi yang cinta akan agamanya sendiri.


Bahkan saat ini, sudah bukan rahasia umum lagi seseorang yang dewasa pun belum mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar.


Untuk itu mengenalkan Al-Quran dengan belajar huruf hijaiyah menjadi kewajiban dan tanggung jawab orangtua.


Saat ini telah berkembang banyak metode yang bisa digunakan untuk mengenalkan Al-Quran kepada anak.


Beberapa metode pengenalan huruf hijaiyah tersebut adalah:


1. Metode menebalkan garis


Untuk mengenalkan huruf hijaiyah melalui menulis bisa dilakukan dengan metode menebalkan garis secara bertahap dan terus menerus.


2. Metode iqra’


Dengan metode iqra, anak akan mengenal huruf hijaiyah beserta pengejaan dan hukum tajwidnya.


3. Permainan edukatif


Belajar menjadi menyenangkan apabila dikelola dengan baik. Dengan menggunakan permainan edukatif, anak akan merasa tidak tertekan saat belajar Al-Quran.


Belajar mengenai huruf hijaiyah sebaiknya dilakukan ketika usia dini. Hal ini dikarenakan usia dini sebagai usia emas yang memiliki daya ingat yang tinggi dibandingkan masa pertumbuhan lainnya.


Pemberian stimulus agar anak bisa tumbuh kembang optimal bisa dilakukan dengan mengenalkan Al-Quran.


Perbedaan tingkah laku, kecerdasan, dan emosional antara anak yang diajarkan Al-Quran sejak dini dengan yang tidak, dapat dirasakan ketika Anda mencobanya.


Demikian ulasan tentang pengertian huruf hijaiyah, cara membacanya dan pentingnya mempelajarinya. Yuk kenalkan huruf hijaiyah pada anak sejak usia dini, agar tercipta generasi qurani.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan